KPK Gali Sponsor Cek Pelawat ke Miranda Goeltom

Mustholih, Okezone · Jum'at 01 Juni 2012 13:06 WIB
https: img.okezone.com content 2012 06 01 339 639617 uq71Q1FeBi.jpg Ilustrasi (Foto: okezone)

JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggali siapa sponsor suap cek pelawat ke sejumlah anggota Komisi IX DPR periode 1999-2004 terhadap mantan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Miranda Swaray Goeltom.

Menurut Juru bicara KPK, Johan Budi, keterangan Miranda punya arti penting dalam mengungkap siapa sebenarnya penyandang dana cek pelawat.

"Itu akan dikembangkan lebih jauh dari keterangan tersangka," kata Johan Budi di kantornya, Jakarta Selatan, Jumat (1/6/2012).

Namun, Johan Budi, menegaskan dalam mengungkap sponsor tersebut, KPK tidak hanya mengejar keterangan Miranda.

"Mencari apa yang berkembang di masyarakat sebagai missing link tidak berdasarkan pengakuan saja. Tapi juga pembuktian," ungkap Johan.

Itulah sebabnya dipemeriksaan perdana Miranda ini, KPK juga meminta keterangannya terkait bukti-bukti cek pelawat di persidangan-persidangan terdahulu. Johan Budi menjamin pemeriksaan terhadap Miranda tidak berhenti sampai hari ini. "Akan ada pemeriksaan lanjutan dari tersangka atau saksi-saksi," terang Johan.

Saat ini, Miranda sedang menjalani pemeriksaan. Guru Besar Fakultas Ekonomi UI tiba di markas Abraham Samad Cs itu pukul 9.55 WIB dengan mengenakan terusan batik bercorak coklat kekuning-kuningan dengan ditemani sejumlah tim pengacara dengan. Mereka menumpang mobil Avanza Silver bernopol B 1125 PKL.

Miranda sendiri dijerat pasal 5 ayat 1 huruf b dan pasal 13 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi junto dan atau pasal 55 ayat 1 dan ayat 2 KUHP. Dia dianggap membantu terpidana suap cek pelawat, Nunun Nurbaetie, menyuap sejumlah Politisi Senayan untuk memenangkan dirinya sebagai DGS Bank Indonesia.

Jejak ratusan cek pelawat pemilihan DGS Bank Indonesia memang tergolong rumit. Bermula dari Direktur PT Wahana Esa Sejati, Ahmad Hakim Safari alias Arie Malangjudo, cek mengalir ke senayan melalui tangan Dudhie Makmun Murod(angota Fraksi PDI Perjuangan), Endien Soefihara (Fraksi PPP), Hamka Yandhu (Fraksi Golongan Karya), dan Udju Djuhaeri (Fraksi TNI/ Polri).

Arie malangjudo mengaku menyebar cek pelawat berdasarkan perintah Nunun Nurbaetie. Tujuannya adalah mengarahkan suara masing-masing fraksi untuk memenangkan Miranda Goeltom sebagai DGS Bank Indonesia 2004.

(crl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini