Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Terlibat Narkoba, Jenderal di Meksiko Ditahan

Fajar Nugraha , Jurnalis-Rabu, 01 Agustus 2012 |20:08 WIB
Terlibat Narkoba, Jenderal di Meksiko Ditahan
Foto: Getty Images
A
A
A

MEXICO CITY - Jaksa penuntut di Meksiko mengeluarkan dakwaan terhadap tiga orang jenderal dan seorang letnan kolonel yang terlibat dalam operasi penyelundupan narkoba. Ketiga jenderal itu diketahui memiliki kaitan dengan kelompok kartel narkoba di Meksiko.

Jenderal Roberto Dawe Gonzaler dan pensiunan Jenderal Tomas Angeles Dauahare, Ricardo Escorcia Vargas, serta letkol Silvio Hernandez Soto, ditangkap pada Mei lalu oleh pihak keamanan Meksiko. Mereka dituduh memiliki kaitan erat dengan kartel Beltran Leyva. Namun mereka menolak semua tuduhan tersebut.

Keempat perwira ini adalah perwira dengan pangkat tertinggi yang pernah ditangkap terkait kasus narkoba, selama enam tahun terakhir. Dakwaan terhadap keempatnya pun sama, yakni terlibat kejahatan terorganisir untuk mengedarkan narkoba. Demikian diberitakan BBC, Rabu (1/8/2012).

Penangkapan terhadap para jenderal ini tentunya mengejutkan pihak militer Meksiko. Ketiganya diketahui menjabat prosisi strategis selama masih aktif.

Jenderal Angeles sempat menjadi asisten Menteri Pertahanan pada 2006 hingga 2008, usai pensiun. Sedangkan Jenderal Escorscia menjadi Komandan Militer di daerah Morelos. Wilayah ini dianggap sebagai daerah kekuasaan dari Beltran Leyva. Escorscia pensiun pada 2010.

Sementara Jenderal Dawe memimpin pangkalan militer di wilayah Colima barat. Daerah ini adalah rute penyelundupan narkoba yang penting dilalui oleh para kartel narkoba.

Sejak mantan Presiden Felipe Calderon berkuasa 2006 lalu, kartel narkoba secara sistematis dibasmi. Perang terhadap narkoba pun menyebabkan kematian sekira 50 ribu warga.

(Fajar Nugraha)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement