Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ini Kehebatan Kuda Senilai Ratusan Juta Milik Mabes Polri

Fiddy Anggriawan , Jurnalis-Rabu, 20 Februari 2013 |14:57 WIB
Ini Kehebatan Kuda Senilai Ratusan Juta Milik Mabes Polri
Ilustrasi (Okezone)
A
A
A

JAKARTA- Proyek Pemanfaatan Optimalisasi Untuk Penguatan Sarana Prasarana (POUPSP) Polri tahun anggaran 2013 mencapai angka Rp1,8 triliun. Dana tersebut, diantaranta akan digunakan untuk membeli satwa yang akan digunakan untuk menunjang tugas polisi mengamankan wilayah.

Polri disebut akan membeli kuda seharga Rp 468 juta per ekor, dan anjing seharga Rp150 juta per ekor.  Akibatnya, Polri pun mendapat sorotan karena harga satwa tersebut dinilai tidak wajar.
Tapi, menurut Direktur Polisi Satwa Brigadir Jenderal (Pol) Machfud Arifin, harga tersebut dinilai wajar, karena ada ongkos lain yang membuat biaya pembelian satwa berupa anjing dan kuda dari Belanda menjadi lebih mahal.

"Di situ ada bea masuk, transportasi, karantina, cek kesehatan hewan dan sebagainya. Walaupun itu untuk negara, bebannya kembali ke negara," jelas Machfud saat ditemui di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta, Rabu (20/2/2013).

Machfud menjelaskan, alasan Polri membeli satwa dari Belanda, karena transportasi untuk pengangkutan ke Indonesia mudah. Lantas apa kehebatan, anjing dan kuda yang diimpor dari Belanda itu?
 
“Anjing serta kuda yang ada di sana dikumpulkan dari negara-negara Eropa untuk dilatih. Kualitas peranakannya bagus, dan tidak semua hasil perkawinan anjing di sana bisa menjadi anjing profesional. Harus melewati seleksi yang ketat," katanya.

Sedangkan untuk kuda, kata Machfud, Polri hanya akan membeli tujuh ekor kuda senilai Rp3 miliar dan bukan seperti yang dikabarkan selama ini, senilai Rp 468 juta per ekor. "Ini memang barang aneh yang dulunya nggak pernah," singkatnya.

Menurutnya, tujuh ekor kuda yang dibeli dari Belanda itu akan disebar ke pulau Bali sebanyak dua ekor, Jawa Tengah dua ekor dan di Polisi Satwa tiga ekor.

"Kuda itu berbeda dengan kuda di Indonesia. Kuda di Indonesia pendek-pendek. Kuda ini tingginya minimal 170 cm, kehebatannya, jadi bisa digunakan untuk mendorong orang demo," tutupnya.

(Stefanus Yugo Hindarto)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement