Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pangeran Samudra dan Asal Mula Nama Gunung Kemukus

Bramantyo , Jurnalis-Minggu, 23 November 2014 |11:17 WIB
Pangeran Samudra dan Asal Mula Nama Gunung Kemukus
Pangeran Samudra dan Asal Mula Nama Gunung Kemukus (Foto: Bramatyo/Okezone)
A
A
A

SRAGEN - Keberadaan Gunung Kemukus sampai saat ini masih menjadi fenomena dan daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Banyak keindahan dan cerita tentang Gunung Kemukus yang tak lepas dari kisah kerajaan yang pernah berjaya di Nusantara.

Berbagai cerita tentang keberadaan Gunung Kemukus terus berhembus dari mulu ke mulut. Namun menurut beberapa warga desa yang tinggal di sekitar Gunung Kemukus menyebutkan jika keberadaan Gunung Kemukus tak lepas dari kisah Majapahit.

Salah satunya adalah Pardi (50) yang mengaku mengetahui kisah Gunung Kemukus dari sang ayah. Menurutnya, konon pada saat akhir runtuhnya kejayaan Majapahit yang di serang oleh Raden Patah dari Demak, Pangeran Samudra dan ibunya ikut ke Demak.

Selama tinggal di Demak, Pangeran Samudra belajar ilmu agama Islam dengan bantuan dari Sunan Kalijaga. Setelah dirasa cukup, pangeran Samudra diminta untuk menimba ilmu agama Islam kepada Kyai Ageng Gugur dari Desa Pandan Gugur di lereng Gunung Lawu. Sekian lama menimba ilmu dan dirasa cukup, akhirnya Pangeran Samudra berniat pulang kembali ke Demak.

Dalam perjalanan pulang mereka melewati Desa Gondang Jenalas (sekarang wilayah Gemolong) niatnya hanya berhenti sejenak untuk beristirahat. Namun akhirnya Pangeran Samudra tinggal lebih lama lagi untuk mensyiarkan agama Islam di desa tersebut.

Setelah dirasa cukup, perjalanan di lanjutkan kembali, namun dalam perjalanan tersebut, Pangeran Samudra jatuh sakit. Karena tak kuat menahan sakit akhirnya berhenti di Dukuh Doyong (sekarang wilayah Kecamatan Miri) dan akhirnya Pangeran Samudra meninggal dan jasadnya dimakamkan di perbukitan Dukuh Miri.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement