Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Suami Menstruasi, Istri Baru Sadar Menikahi Sesama Perempuan

Andi Indra , Jurnalis-Rabu, 13 Mei 2015 |19:05 WIB
Suami Menstruasi, Istri Baru Sadar Menikahi Sesama Perempuan
Ilustrasi: Sindo
A
A
A

MAMASA – Setelah setahun menikah secara agama, Bersalina (20) warga Kabupaten Polewali Mandar (Polman), melaporkan suaminya, Ichal Saser (24) ke pihak Polres Mamasa.

Bersalina melaporkan suaminya bukan karena kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), seperti yang selama ini kerap dijumpai. Melainkan, karena merasa ditipu oleh suaminya. Karena, suaminya yang telah dinikahi sejak setahun lalu rupanya juga berjenis kelamin sama, perempuan.

Menurut Bersalina, kasus pernikahannya yang dilakukan kepada sesama jenisnya itu, baru ia ketahui setelah suaminya mengalami menstruasi.

Meskipun sebelumnya, Bersalina sempat curiga terhadap sang suami karena menemukan ubi kayu dalam saku celana suaminya, yang diduga sebagai alat bantu seks yang digunakan saat berhubungan suami istri.

“Saya tidak tahu kalau dia adalah perempuan. Saya baru sadar setelah kurang lebih setahun menikah. Walaupun, beberapa bulan lalu, saya mulai melihat ada keanehan,” tutur Bersalina.

Di hadapan polisi, Bersalina menceritakan kisah perkenalannya dengan suaminya, sebelum akhirnya resmi menikah di Gereja Toraja Mamasa pada Juni 2014.

Dia menceritakan, dirinya berkenalan dengan Ichal pertama kali lewat SMS yang salah alamat. Kemudian, komunikasi tersebut berlanjut hingga kontak telefon terus-menerus, dan mulai membangun komunikasi.

Setelah beberapa hari, ia pun bertemu dan mulai menjalin hubungan cinta, hingga akhirnya menikah setelah sebulan berpacaran.

Kasat Reksrim Polres Mamasa, AKP Suamsuriayansyah membenarkan pihaknya telah menerima laporan terhadap pernikahan sesama jenis tersebut.

Kasus tersebut kata dia, akan dilimpahkan ke Polres Polman untuk proses tindak lanjut. Karena, kejadiannya di wilayah hukum Polres Polman.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Polman, IPTU Jeifson mengakui telah mengetahui kejadian tersebut. Namun, untuk pelimpahan dari Polres Mamasa, pihaknya belum menerima.

“Sampai saat ini, kami belum terima pelimpahannya. Yang pasti, kalau masuk kita akan lihat delik pidananya di mana. Apa motif pernikahan sesama jenis itu,”singkat Jeifson.

(Randy Wirayudha)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement