BEIJING - Sekira sepertiga dari tembok besar China mulai lenyap seiring perjalanan waktu. Faktor alam dan kecerobohan manusia, seperti pencurian batu untuk dijadikan bahan bangunan, mulai mengikis kemegahan satu dari tujuh keajaiban dunia tersebut.
Sebagaimana bangunan lainnya, tembok besar China bukanlah sebuah bangunan dengan struktur yang tidak bisa rusak yang memanjang ribuan kilometer dari Shanhaiguan ke pantai timur Jiayuguan di tepi Gurun Gobi.
Sekira 9.000 hingga 21.000 kilometer di beberapa tempat di tembok besar China mengalami kerusakan parah. Media China, Beijing Times, melaporkan sekira 1.962 kilometer dari situs cagar budaya UNESCO tersebut hilang setelah menempuh usia ratusan tahun. Beberapa bagian terdampak cuaca, sebagian ditumbuhi tanaman yang mempercepat pelapukan.
Tembok besar China pertama kali dibangun pada abad ketiga sebelum masehi. Namun, sekira 6.300 kilometer konstruksinya dibangun di zaman Dinasti Ming pada 1368-1644.