Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Tembok Besar China Mulai Lenyap

Pamela Sarnia , Jurnalis-Selasa, 30 Juni 2015 |12:02 WIB
Tembok Besar China Mulai Lenyap
Tembok Besar China Mulai Lenyap (Foto: Google)
A
A
A

"Meski beberapa bagian dari tembok besar China dibangun dari bata dan bebatuan, material tersebut tidak dapat melawan pengikisan akibat angin dan air hujan," kata Wakil Presiden Komunitas Tembok Besar China, Dong Yaohui, sebagaimana dikutip dari Times of India, Selasa (30/6/2015).

"Beberapa menara menjadi amat goyah dan dapat roboh sekali dihantam badai hujan musim panas," terangnya.

Kegiatan pariwisata dan penduduk setempat juga merusak konstruksi terpanjang dalam peradaban manusia. Penduduk Desa Lulong yang miskin kerap mencuri batu bata tebal warna abu-abu dari tembok besar China untuk digunakan sebagai bahan membangun rumah. Sementara sebagian penduduk lain menjualnya seharga 30 yuan atau sekira Rp64 ribu per bata.

Berdasarkan hukum yang diberlakukan di China, orang yang ketahuan mencuri bata dari tembok besar China terancam denda 5.000 yuan atau sekira Rp10 juta.

"Namun, tidak ada organisasi yang secara spesifik menegakkan aturan tersebut. Kerusakan hanya dapat dilaporkan ke pihak yang lebih berwenang dan kasus tersebut sulit terpecahkan bila kejadiannya di perbatasan dua provinsi," kata pegawai Perlindungan Relik Budaya Provinsi Hebei, Jia Hailin.

(Pamela Sarnia)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

Halaman:
Lihat Semua
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Banner
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Terpopuler
Advertisement