WINA - Batas waktu tambahan untuk pembicaraan program nuklir antara Iran dengan negara-negara P5+1 (Amerika Serikat (AS), Inggris, Prancis, Rusia, China, dan Jerman) akan berakhir besok. Namun, tampaknya masih ada hal-hal yang sulit untuk disepakati kedua belah pihak.
Menteri Luar Negeri AS John Kerry mengatakan bahwa perundingan tersebut telah memberikan kemajuan besar dalam beberapa hari terakhir. Meski begitu, dia juga mengakui bahwa masih belum ada kata sepakat untuk beberapa isu sulit yang dibicarakan.
“Jika pilihan sulit dibuat dalam beberapa hari ke depan, dibuat dengan cepat, kita dapat mencapai kesepakatan pekan ini. Tapi jika keputusan itu tidak dibuat maka tidak ada kesepakatan yang akan terjadi,” kata Kerry di Wina, sebagaimana dilansir Reuters, Senin (6/7/2015).
Menurut Kerry, para negosiator dari kedua belah pihak masih mencoba untuk menepati tenggat waktu yang jatuh pada 7 Juli besok. Diplomat lainnya menyatakan perundingan ini kemungkinan dapat diperpanjang lagi hingga 9 Juli saat Pemerintahan Presiden Obama harus menyerahkan laporan mengenai kesepakatan tersebut kepada Kongres AS.
(Hendra Mujiraharja)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.