“Tuhan hidup dalam diriku dan saya percaya itu. Saya adalah apa yang saya lakukan setiap hari untuk orang lain dan tindakan saya sehari-hari, bukan bagaimana saya terlihat atau penampilan saya,” ujar Cristerna.
Seorang teman Cristerna sempat pula bercerita tentang orang-orang yang awalnya menghindari Cristerna karena penampilan wanita tersebut. Namun, akhirnya orang-orang itu menghormati Cristerna.
“Pada hari-hari awal, masyarakat dan siapa saja dari masyarakat akan berpaling ketika ia (Cristerna) lewat, mereka seolah membuat gerakan silang karena menganggapnya iblis. Orang-orang takut padanya dan merasa sangat terintimidasi oleh kehadirannya,” ujar teman Cristerna.
Memang, melihat penampilannya, banyak orang yang menyangka Cristerna gila. Tapi setelah mengenal lebih jauh, mereka mulai nyaman dengan keberadaannya.
“Banyak orang yang berpikir ia gila. Tapi sekarang mereka justru menjabat tangannya saat bertemu,” katanya lagi.
(Retno Wulandari)