HAMA – Rusia resmi meluncurkan serangan udara pertama mereka ke wilayah barat laut Suriah. Pemerintah Rusia mengatakan, target utama serangan ialah untuk membasmi kelompok militan ISIS.
Namun, serangan udara itu dinilai salah sasaran, karena mengenai permukiman kelompok pemberontak Suriah yang dilatih oleh Amerika Serikat (AS). Akibatnya, delapan pemberontak mengalami cedera serius.
“Permukiman di utara Provinsi Hama bukanlah basis ISIS dan berada di bawah kendali Tentara Pembebasan Suriah,” ujar komandan kelompok pemberontak Suriah, Major Jamil al Saleh, seperti dilansir dari Reuters, Kamis (1/10/2015).
“Saya mendapat laporan bahwa wilayah itu dibombardir serangan udara pasukan Rusia. Akibatnya, delapan prajurit kami mengalami cedera serius,” sambungnya.