Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Serangan Udara Rusia di Suriah Dinilai Salah Sasaran

Jihad Dwidyasa , Jurnalis-Kamis, 01 Oktober 2015 |11:29 WIB
Serangan Udara Rusia di Suriah Dinilai Salah Sasaran
Jet tempur Rusia lakukan serangan udara di Suriah (Foto: AFP)
A
A
A

Sebelumnya, Kementerian Pertahanan Rusia mengaku telah melancarkan serangan udara terhadap basis militer ISIS di Suriah. Serangan itu dilancarkan setelah Presiden Vladimir Putin mendapat dukungan dari Parlemen Rusia untuk menggelar operasi militer guna memerangi ISIS dan merespons pembicaraan dengan Obama di Sidang Majelis Umum PBB.

Selama ini Rusia merupakan sekutu Presiden Suriah Bashar al Assad. Serangan udara itu juga dilancarkan atas permintaan Presiden Assad. Rusia juga telah memberi tahu AS soal operasi militernya. Hal itu dilakukan untuk mencegah terjadinya konflik di antara dua negara adidaya itu.

Seperti diberitakan, AS dan sekutunya yang tergabung dalam Koalisi Internasional juga melancarkan serangan udara ke basis ISIS yang ada di perbatasan Suriah dan Irak.

Namun, berbeda dengan Rusia, serangan koalisi internasional pimpinan AS tidak dikoordinasikan dengan Pemerintah Suriah. Selama ini, AS merupakan pendukung pemberontak Suriah yang ingin menggulingkan pemerintahan pimpinan Presiden Assad.

(Jihad Dwidyasa )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

Halaman:
Lihat Semua
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Banner
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Terpopuler
Advertisement