Budi mengaku belum akan melakukan kajian empiris terkait masalah ini dan memilih enunggu hasil pertemuan ke depan. "Belum kita lakukan kajiannya, kita lihat seperti apa terlebih dahulu," katanya.
Dia berharap masyarakat tidak resah dan mendekatkan diri kepada Tuhan. "Jangan sampai masyarakat terprovokasi apalagi saat ini masa krusial pilkades," harapnya.
Kasi Logistik dan Kedaruratan BPBD Gunungkidul, Sutaryono menyatakan peristiwa ini sepanjang pengalamannya baru pertama kali terjadi. Untuk korban, pihaknya memberikan bantuan logistik dan permakanan. "Kita memberikan bantuan logistik,"ucapnya.
Sebelumnya, rumah Kwangen Lor, Kwangen, Pacarejo, Semanu, Gunungkidul yakni milik Ladino, namun belakangan juga dialami oleh keluarga Tukijem, Jumiran, Pardal, dan rumah milik Sukirah, mengalami kebakaran misterius sejak 18 September hingga saat ini.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.