Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Yaman-Houti Setuju Gencatan Senjata Selama Seminggu

Silviana Dharma , Jurnalis-Selasa, 15 Desember 2015 |15:37 WIB
Yaman-Houti Setuju Gencatan Senjata Selama Seminggu
Koalisi Saudi tuntut pemberontak patuhi gencatan senjata. (Foto: BBC)
A
A
A

Ketidakstabilan politik yang terjadi di Yaman inilah yang menjadi celah bagi kelompok pemberontak Houthi yang beraliran Syiah untuk coba merebut kekuasaan dari pemerintah.

Mansour Hadi sempat mundur dari jabatannya ketika pemberontakan terus memuncak di negaranya. Kekuasaan di Yaman kosong dan Houthi mencoba mengusung pemimpin baru. Namun, warga Saana sendiri menolak pembentukan kekuasaan baru tersebut. Negara-negara sahabat bahkan menutup kedutaan-kedutaan besar Yaman.

Pada 2015, Hadi bersedia mencabut pengunduran dirinya dan kembali menduduki kursi kepresidenan di Yaman. Namun begitu, pemberontakan terus bergejolak.

Yaman kemudian dibantu Arab Saudi memerangi pemberontak Houthi dan sekutunya. Sedikitnya, 6.000 orang telah tewas akibat perang saudara ini, hampir setengah dari mereka adalah warga sipil.

(Silviana Dharma)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement