Sedangkan media internasional lainnya, Reuters dan DPA, “meng-cover” pernyataan Den Haag, di mana mereka menuding bahwa kapal-kapal Indonesia yang pertama kali melepas tembakan ke kapal perang Belanda.
Amerika Serikat (AS) sebagai salah satu kutub adi daya pada saat itu, turut mengkhawatirkan, bahwa jika negara-negara barat terus menekan Indonesia, negara yang dahulunya bernama Hindia-Belanda itu malah akan kian erat dengan blok timur – Uni Soviet.
Seperti dikutip dari buku ‘Between the Tides’, Presiden AS saat itu, John Fitzgerald Kennedy pun mengutus adiknya, Robert F. Kennedy ke Jakarta, untuk bertemu Presiden Soekarno, demi mencari solusi perseteruan Indonesia-Belanda.
(Randy Wirayudha)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.