Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Khawatir Longsor, Relawan Pasang Alat Pendeteksi Sederhana

Bramantyo , Jurnalis-Jum'at, 19 Februari 2016 |18:28 WIB
Khawatir Longsor, Relawan Pasang Alat Pendeteksi Sederhana
foto: Bramantyo/Okezone
A
A
A

KARANGANYAR - Tingginya curah hujan membuat warga Desa Beruk, Kecamatan Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar, siaga longsor. Dalam dua hari ini, longsor terjadi di kawasan Bukit Taksin yang berbatasan dengan Magetan.

Longsor hari ini lebih besar dari longsor yang terjadi kemarin. Material longsor menimpa satu rumah warga dan menimbun jalan yang menghubungkan tiga dusun. Untungnya dalam insiden tersebut tidak ada korban jiwa.

Untuk memantau pergerakan tanah, selain mengamati secara visual, warga menggunakan alat sederhana yang terbuat dari bambu dan tali. Alat sederhana tersebut merupakan ide relawan yang khawatir terjadinya longsor susulan.

Cara membuatnya, dua bilah bambu ditancapkan di tanah. Kemudian di atasnya ditempatkan bambu lain yang salah satu sisinya terikat dengan bambu yang menancap. Bila bambu bagian atas bergeser, maka terjadi pergerakan tanah.

"Kita buat alat dari bambu biar bisa melihat dan sebagai tanda kalau tanah bergerak. Jika salah satu bambu yang dipasang amblas, berarti ada pergerakan di dalamnya," jelas Andi relawan Karanganyar Emergency kepada Okezone, Jumat (19/2/2016).

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement