Share

Pesantren Waria Resmi Ditutup Sementara

Markus Yuwono, Sindoradio · Kamis 25 Februari 2016 14:01 WIB
https: img.okezone.com content 2016 02 25 510 1321115 pesantren-waria-resmi-ditutup-sementara-aFhci3isfX.jpg Pesantren Waria di Bantul. (Foto: Markus/Okezone)

YOGYAKARTA - Front Jihad Islam (FJI) menggelar pertemuan dengan tokoh masyarakat dan pihak Pondok Pesantren Waria Al Fatah di Celenan, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta, kemarin malam.

"Tadi malam juga dibacakan surat dari Ormas ke pesantren tersebut. Setelah itu, diskusi mencari jalan tengah," ujar Kapolsek Banguntapan Kompol Suharno kepada Okezone, Kamis (25/2/2016).

Ia mengatakan, dalam sidang itu pimpinan Pesantren Waria Shinta Ratri resmi menghentikan kegiatannya sementara. "Ibu Shinta mau menghentikan kegiatan untuk batas waktu yang belum ditentukan," ucapnya.

Dalam pertemuan tersebut juga dibacakan surat keberatan dari FJI terkait keberadaan pesantren waria. Meski begitu, Suharno memastikan penutupan itu bukan atas paksaan dari pihaknya maupun perangkat desa.

Sementara ketika Okezone mendatangi Pesantren Waria Al Fatah, Shinta Ratri tampak bersama beberapa orang duduk bersantai. Namun, ia tidak mau berkomentar. "No comment," ujarnya singkat.

Sebelumnya, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) DI Yogyakarta Thoha Abdurrahman meminta waria tidak dikucilkan. "Ada pondok waria agar waria lebih baik secara Islam, mengajarkan Islam sebenarnya. Jangan sampai dikucilkan, nanti mereka malah aneh-aneh," tuturnya. (abp)

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini