"Yang paling cepat itu adalah lambung yang kena, kemudian sarafnya menjadi lambat, bayi itu jadi lemas," jelas Kasandra.
Kata dia, perubahan fisik yang akan terlihat dari bayi itu yakni lemas dan membuatnya tertidur pulas. "Ini tujuan utamanya untuk membuat mereka tidak rewel atau nangis," ucap Kasandra.
Karena tak dijual bebas, Kasandra mencurigai darimana para pelaku mendapatkan obat ini. Ia berharap kepolisian juga mengungkap jaringan peredaran obat ini di pasaran.
"Obat itu dua kategori, generik dan non generik, dua-duanya tidak boleh dijual umum, harus pakai resep dokter. Jadi orang ini dapat dari mana, berarti ada jaringan lain yang harus diungkap polisi," pungkas Kasandra.
(Awaludin)