Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Luhut Sangkal Dua Perusahaannya Tersandung Panama Papers

Gunawan Wibisono , Jurnalis-Senin, 25 April 2016 |11:49 WIB
Luhut Sangkal Dua Perusahaannya Tersandung Panama Papers
Foto: Antara
A
A
A

JAKARTA - Menteri Koordinator Politik Hukum dan Kemananan (Menko Polhukam) Luhut Binsar Panjaitan membantah jika memiliki perusahaan PT Buana Inti Energi dan PT Persada Inti Energi.

Sebab dalam dokumen Panama Papers, perusahaan Mayfair International Ltd dilaporkan sahamnya dimiliki oleh PT Buana Inti Energi dan PT Persada Inti Energi.

Saat dikonfirmasi ke Luhut langsung, ia pun membantah jika kedua perusahaan itu miliknya. Dia mengaku perusahaan yang dimilikinya adalah PT Toba Sejahtera.

"Toba sejahtera memang perusahaan saya. Persada itu saya tidak tahu," ujar Luhut di Kantor Kemenkopolhukam, Jalan Medan Merdeka, Jakarta, Senin (25/4/2016).

Dia juga tidak ingin dibilang sebagai pengemplang pajak. Ia mengaku, dirinya dengan perusahaan yang dimilikinya taat membayar pajak. Luhut menuturkan, ini terbukti pada tahun 2014, salah satu perusahaan batu bara miliknya di Kalimantan pernah mendapatkan penghargaan dari kantor pajak sebagai perusahaan yang taat membayar pajak.

"Kami mendapatkan penghargaan dari kantor pajak sebagai wajib pajak dengan peningkatan pembayaran pajak tertinggi, padahal harga batu bara saat itu sedang mengalami penurunan," pungkasnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement