Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kerap Banjir, Ahok Ditantang Tertibkan Perumahan Elite di Kawasan Pesisir

Syamsul Anwar Khoemaeni , Jurnalis-Selasa, 07 Juni 2016 |07:56 WIB
Kerap Banjir, Ahok Ditantang Tertibkan Perumahan Elite di Kawasan Pesisir
Banjir di Pantai Mutiara. Foto: (Ist/Okezone)
A
A
A

"Sebetulnya dengan kondisi seperti itu tinggalnya tidak aman dan nyaman. Dibuatlah ruang terbuka, jangan semuanya ditanggul, tapi dibuat penghijauan hutan mangrove, jadi tekanan gelombang tidak begitu besar. Jadi sekarang dengan bentang alami hilang, otomatis pasang rob akan langsung ke tembok, sekuat-kuatnya tembok kalau diterjang ambruk juga," sambung Yayat.

Yayat mengimbau kepada Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk melakukan penataan ulang wilayah pesisir. Selain itu, ia meminta agar perizinan di kawasan tersebut diperketat dan tidak memandang strata ekonomi warga.

(Baca juga: Rumah Ahok Terancam Banjir Akibat Tanggul Pantai Mutiara Jebol)

"Mesti ditata ulang, tinggal di kawasan itu, rawan bencana rob, kalau kawasan rawan bencana, perizinan harus dengan persyaratan. Kalau peraturan zonasi kan ada izinnya. Diizinkan, tidak dan dengan bersyarat. Supaya bencana tidak terulang, bukan tanggul saja tapi juga penataan kawasan, misal penambahan RTH." kata dia. (day)

"Menghijaukan wilayah pesisir yang hilang mangrove-nya. Rob itu ancaman yang setiap saat bisa datang. Pantai Mutira dianggap di tata rumah gedung tidak kumuh. Dengan ide rumah pantai, tapi fakta pesisir rawan bencana, jadi tidak melihat kaya miskin, penataan harus dilakukan," tegasnya. (day)

(Susi Fatimah)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement