Share

Google Diklaim Terikat dengan Kampanye Hillary

Randy Wirayudha, Okezone · Rabu 08 Juni 2016 05:16 WIB
https: img.okezone.com content 2016 06 08 18 1409027 google-diklaim-terikat-dengan-kampanye-hillary-YCa625wIU5.jpg Hillary Diane Rodham Clinton (Foto: Mike Blake/REUTERS)

LONDON – WikiLeaks yang acap menyebarluaskan sejumlah informasi rahasia, kembali bikin geger dengan pernyataannya, terkait keterikatan antara raksasa internet, Google dengan bakal calon (balon) Presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat, Hillary Clinton.

Lewat pernyataan pendiri WikiLeaks, Julain Assange, Google kini disebutkan sudah “memihak” ke kubu Hillary dan bekerja sama mempromosikan mantan Ibu Negara AS di masa Kepresidenan Bill Clinton itu.

“Google secara langsung sudah terikat dengan kampanye Hillary Clinton,” cetus Assange, sebagaimana dinukil RT, Rabu (8/6/2016) lewat video conference dari Kedutaan Besar (Kedubes) Ekuador di London.

“Jika dia memegang kekuasaan, dia akan jadi masalah terhadap kebebasan berpendapat. Kita tahu apa yang akan dia lakukan. Dia pun terlibat dalam kehancuran Libya. Dia terlibat dalam proses pengambilalihan persenjataan Libya dan mengirimnya ke Suriah,” imbuhnya.

Tidak hanya itu, Assange yang berlindung di Kedubes Ekuador sejak 2012 itu juga menuding, bahwa Google dimanfaatkan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) AS, sebagai bagian dari “Quid Pro Quo” (bagian sesuatu dari sesuatu).

“Google sudah sangat terintegrasi dengan kekuasaan Washington. Pada level personal dan bisnis, Google yang telah meningkatkan kontrol terhadap distribusi channel (media)…secara intens menyekutukan dirinya dengan eksepsionalisme Amerika,” tuntas Assange.

Baca Juga: Salurkan BLT BBM kepada 20,65 Juta KPM, Ini Strategi Pos Indonesia

(raw)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini