nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jika Terpilih Presiden, Trump Janji Realisasikan UU Pornografi

Randy Wirayudha, Jurnalis · Selasa 02 Agustus 2016 09:14 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2016 08 02 18 1452620 jika-terpilih-presiden-trump-janji-realisasikan-uu-pornografi-ywOVc98htY.jpg Donald John Trump (Foto: Carlo Allegri)

RESTON – Donald Trump kembali melayangkan janjinya jika Calon Presiden Amerika Serikat (Capres AS) dari Partai Republik itu, memenangi Pemilihan Presiden (Pilpres) pada 8 November mendatang.

Yang terbaru, Trump yang akan berpasangan dengan Cawapres Mike Pence tersebut, disebutkan berikrar jika dia jadi Presiden AS, Trump akan merealisasikan undang-undang (UU) pornografi demi membatasi konten-konten dewasa dari jangkauan anak-anak.

Hal ini terkonfirmasi dari janji tertulis Trump yang diumumkan lembaga swadaya masyarakat (LSM) Enough Is Enough, pada Senin 1 Agustus waktu setempat.

Selama ini, pornografi, apalagi pornografi anak yang sedianya isinya ilegal, belum pernah tersentuh Amandemen Pertama.

“Pemerintah tidak bisa jadi orangtua dan orangtua tidak bisa memaksakan UU. Para orangtua sendiri tidak bisa mencegah kejahatan internet terhadap anak-anak mereka,” tutur Donna Rice Hughes, Presiden dan CEO Enough Is Enough, dikutip Daily Dot, Selasa (2/8/2016).

Berikut janji tertulis Trump soal UU Pornografi yang juga ditandatanganinya sendiri:

Jika saya terpilih menjadi Presiden AS, saya berjanji untuk:

1. Menegakkan aturan dan hukum secara agresif berdasarkan UU Federal yang ada demi mencegah eksploitasi seksual anak-anak melalui online, termasuk UU pencabulan, UU pornografi anak, UU penjahat seksual dan UU perdagangan seks dengan;

a. Menunjuk seorang Jaksa Agung untuk membuat tuntutan terkait UU seperti itu, menjadi hal prioritas di pemerintahan saya dan;

b. Menyediakan lingkungan intelijen dan penegak hukum dengan sumber daya dan sarana yang dibutuhkan guna investigasi kejahatan internet yang melibatkan eksploitasi seks anak;

2. Dengan segera akan dibuat CIPA (Penetapan Perlindungan Internet untuk Anak) yang dibutuhkan sekolah-sekolah, perpustakaan-perpustakaan publik, di mana internet hanya bisa diakses uang elektronik, demi menyaring pornografi anak, serta perlunya pengawasan yang efektif oleh Komisi Komunikasi Federal;

3. Melindungi anak-anak Amerika yang tidak berdosa dengan mengedepankan kebijakan-kebijakan publik yang mencegah eksploitasi seksual anak yang selama ini terbatas dalam cakupan Amandemen Pertama;

4. Memberi pertimbangan lebih untuk menunjuk Komisi Presidensial agar bisa memeriksa imbas kesehatan masyarakat membahayakan akibat pornografi yang dialami generasi muda, pihak keluarga dan kebudayaan Amerika, serta mencegah eksploitasi seksual anak di era digital saat ini;

5. Mendirikan kemitraan publik-swasta dengan perusahaan untuk meningkatkan upaya sukarela, guna mengurangi ancaman eksploitasi seksual anak via internet dengan menerapkan kebijakan perusahaan yang ter-up date dan dengan solusi-solusi peralatan teknologi yang ada."

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini