Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Dua PRT di Barito Utara Dianiaya Majikan hingga Babak Belur

Sigit Dzakwan , Jurnalis-Kamis, 04 Agustus 2016 |18:08 WIB
Dua PRT di Barito Utara Dianiaya Majikan hingga Babak Belur
Penganiayaan (Foto: Ilustrasi)
A
A
A

Sampai di depan rumah si penelefon, Supri diminta menuju belakang rumah yang posisinya persis di Bundaran Beringin Muara Teweh. “Sampainya saya di sana, anak itu langsung lari bersembunyi masuk alang-alang. Namun, ketika saya panggil anak itu datang menemui dengan mengatakan saya takut Om. Saya melihat kondisi tubuh anak tersebut dalam kondisi kurus, kamu belum makan ya saya lapar om,” tutur Supri.

Anak itu, lanjut dia, bilang jangan dibawa ke rumah itu dan minta jangan lapor polisi, karena takut dan mengaku setiap hari selalu mendapat perlakuan kekerasan dari majikannya.

“Melihat kondisi itu, saya langsung menghubungi pihak Polsek Teweh Tengah dengan maksud minta pengamanan dan penanganan. Di mana di sekitar wajah korban terdapat bengkak lebam warna hitam serta di bagian dahi juga terdapat benjolan diduga bekas benturan ke tembok atau benda keras lainnya. Bahkan nyaris tidak dapat melihat, karena bengkak di sekitar mata,” ujarnya.

Puncaknya pada Senin 1 Agustur 2016 malam, kekerasan kembali terjadi hingga kedua pembantu itu melarikan diri dan bersembunyi di alang-alang ujung bandaran tersebut hingga menghebohkan warga sekitar. Bahkan, kemarin anak tersebut sempat diantar ke rumah Kasat Intelkam Polres Barut.

"Sejumlah warga sekitar minta masalah tersebut diproses secara hukum. Namun hingga kini belum ada proses hukumnya," ujarnya.

(Arief Setyadi )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement