Meskipun ditimpa insiden yang memaksa kereta berhenti darurat, shinkansen Nozomi 103 jurusan Tokyo-Hiroshima itu dikabarkan sampai tepat pada waktunya. Hal ini memang menjadi catatan baik dalam dunia transportasi Jepang yang terkenal akan kedisplinannya.
Kereta peluru di Jepang biasanya jarang mau berhenti untuk insiden-insiden kecil. Pemberhentian darurat paling-paling hanya berlaku jika ada orang yang mau bunuh diri atau terjadi gempa bumi hebat. Suatu sikap tertib yang belum tentu bisa ditemukan di Benua Biru sekalipun.
Pada lima tahun yang lalu, seekor ular susu Honduras sepanjang satu meter juga pernah menyusup masuk ke sebuah kereta peluru di Kyoto. Shinkasen ketika itu juga terpaksa berhenti. Sejak saat itu, operator kereta melarang penumpangnya membawa hewan, selain burung kecil dan ikan. Itu juga dengan syarat mereka dibawa dalam kandang atau akuarium.
(Silviana Dharma)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.