6. Baldwin IV of Jerusalem (Israel)
Pada usia 16 tahun, Raja Baldwin IV tidak hanya berhasil menyelamatkan Yerusalem dari upaya perebutan wilayah, tetapi ia melakukan hal itu saat tengah menderita penyakit yang melemahkan fisiknya. Lahir pada 1611, Baldwin IV berkuasa di usia 15 tahun setelah kematian ayahnya, Amalric I.
Meskipun menderita kusta sejak kecil, Baldwin IV tetap pergi keluar membela kerajaan melawan Saladin, pemimpin kesultanan Mesir dan Suriah yang terkenal dengan taktik jitunya dalam berperang. Ketika Saladin bergerak menuju kota Ascalon pada 1177, Baldwin muda bergegas menuju lokasi penyerangan, hanya dengan perlengkapan persenjataan yang minim dan beberapa ratus ksatria kerajaan.
Meskipun Saladin menang jumlah, tetapi Baldwin IV berhasil mematahkan serangan Saladin dan memukul mundur pasukan Saladin dalam pertempuran di Montgisard tersebut. Raja remaja itu kembali ke Yerusalem sebagai pahlawan, setelah menyepakati perjanjian damai untuk sementara.
Pascagencatan senjata, Baldwin IV masih banyak pergi berperang melawan pasukan Saladin. Namun ia harus bepergian dengan tandu akibat penyakit kusta yang membuatnya terlalu lemah untuk naik kuda.
Baldwin IV of Jerusalem (Foto: History)
Seiring kondisi kesehatan Baldwin IV byang terus memburuk dalam beberapa tahun berikutnya, ia akhirnya meninggal pada 1185 di usia 23 tahun. Dua tahun kemudian, Saladin memenangkan Pertempuran di Hattin dan berhasil menggulingkan Kerajaan Yerusalem.
(Rifa Nadia Nurfuadah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.