Share

Presiden Erdogan Angkat Suara Soal Penembakan di Kelab Malam Istanbul

Silviana Dharma, Okezone · Minggu 01 Januari 2017 19:57 WIB
https: img.okezone.com content 2017 01 01 18 1580855 presiden-erdogan-angkat-suara-soal-penembakan-di-kelab-malam-istanbul-skurtB46d4.jpg Polisi Turki berjaga di luar kelab malam Reina. (Foto: AFP)

ISTANBUL โ€“ Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan akhirnya angkat suara soal penembakan di kelab malam Reina di Istanbul. Ia meyakini serangan yang dilancarkan pelaku berkostum sinterklas pada malam perayaan Tahun Baru 2017 itu bertujuan memecah dan membuat kekacauan di Turki.

โ€œMereka melakukannya untuk menghancurkan nilai-nilai, moral negara kita dan menciptakan kekacauan. Dengan sengaja, mereka menyasar kedamaian di negara kita dan menjadikan warga sipil target serangan mengerikan ini,โ€ pungkasnya dalam situs resmi kepresidenan Turki, seperti disadur dari The New Arab, Minggu (1/1/2017).

Polisi hingga saat ini masih memburu pelaku yang menewaskan 39 orang di kelab malam di kawasan Ortakoy tersebut. Berbeda dengan biasanya, Erdogan kali ini juga tidak menyebut nama kelompok tertentu sebagai pihak yang dianggap bertanggung jawab atas serangan yang melukai sedikitnya 70 orang itu. Dia hanya berjanji akan terus memerangi terorisme, baik individu, organisasi dan negara yang mendukungnya.

โ€œTurki bertekad untuk terus memerangi terorisme hingga titik darah penghabisan. Kami juga tidak segan melakukan segala upaya yang diperlukan untuk menjamin keamanan warga negara kami dan menjaga perdamaian di kawasan,โ€ tegasnya.

Seorang pria memakai kostum Sinterklas masuk ke kelab malam Reina di kawasan Ortakoy, Istanbul pada Minggu 1 Januari 2017 pukul 1.15 waktu Turki. Tanpa tedeng aling-aling, pelaku dengan brutal menghujani sekira 500 pengunjung di depannya dengan peluru.

Beberapa tahun terakhir, Turki terus berseteru dengan militan Kurdi dan ISIS. Terkadang, Erdogan dan jajarannya juga suka menyalahkan FETO, organisasi yang didirikan Fethullah Gulen sebagai dalang masalah. Namun sejauh ini belum ada satu pihak pun yang mengklaim terlibat dalam penembakan brutal di Istanbul malam tadi.

(Sil)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini