PRIA ini menunjuk dirinya sendiri sebagai pengawal pribadi Presiden AS Abraham Lincoln. Setiap hari, ia selalu berada di dekat Lincoln, berpatroli di sekitar kediamannya, bahkan tidur di depan kamar presiden ke-16 tersebut.
Selalu siap siaga dengan pisau dan pistol, sang pengawal ternyata justru absen pada malam saat Lincoln ditembak mati di Teater Ford.
Ward Hill Lamon sejatinya adalah teman dekat Lincoln. Lahir pada 1828 di Virginia, Lamon menempuh studi Hukum di Louisville University. Saat menjalankan praktik pengacara di Illinois, ia bertemu Lincoln pada 1847. Meski banyak perbedaan di antara keduanya, Lincoln dan Lamon ternyata mampu berteman baik dan membangun persahabatan yang kuat seumur hidup.
Pada 1852 Lamon dan Lincoln menjadi rekanan pengacara serta membuka kantor bersama di Danville, Illinois. Mereka bermitra hingga 1857 ketika Lamon menjadi jaksa penuntut dan pindah ke Bloomington. Meski demikian, Lamon dan Lincoln tetap berteman. Bahkan, Lamon berpartisipasi dalam kampanye Lincoln menuju kursi senator pada 1858. Ia juga memainkan peran penting dalam kampanye kepresidenan Lincoln pada 1860.