Setelah inagurasi, Lamon secara resmi ditunjuk sebagai marshal di Disktrik Columbia. Namun, ia tetap menjaga keselamatan Lincoln dan memantau semua pergerakannya. Lamon juga sering ditemukan berpatroli di Gedung Putih.
Abraham Lincoln di Gettysburg (duduk di tengah, diwarnai sepia). Ward Hill Lamon duduk di kanan Lincoln. (Foto: Vintage News)
Setelah Lincoln terpilih untuk kedua kalinya pada 1864, Lamon lebih memerhatikan keselamatan Lincoln mengingat sang presiden tidak mengambil langkah pengamanan apa pun.
Meski Perang Saudara berakhir, Lamon tetap menganggap sang presiden dalam bahaya. Lamon terus menegur Lincoln atas ketidakpeduliannya akan pengamanan serta mengingatkan sahabatnya itu bahwa keselamatannya selalu terancam.
Lamon mendesak Lincoln untuk tidak menghadiri berbagai acara tanpa pengawalannya. Suatu malam, Lamon amat khawatir dengan keselamatan Lincoln hingga berjaga di depankamarnya dengan dua senjata andalan; pistol dan pisau.