Image

Sejarah Upaya Pembunuhan oleh Rezim Korut

Rahman Asmardika, Jurnalis · Jum'at, 17 Februari 2017 - 08:30 WIB
Pemimpin Besar Korut Kim Jong-ill banyak memerintahkan pembunuhan terhadap target-target di wilayah negara lain selama berkuasa. (Foto: Reuters) Pemimpin Besar Korut Kim Jong-ill banyak memerintahkan pembunuhan terhadap target-target di wilayah negara lain selama berkuasa. (Foto: Reuters)

SEPANJANG sejarahnya rezim diktator Korea Utara (Korut) telah melakukan sejumlah pembunuhan terhadap target-target yang dinilai sebagai pembangkang, pembelot, atau musuh negara. Tak jarang, pembunuhan-pembunuhan itu dilakukan di wilayah negara lain di mana targetnya berada.

Jika kematian Kim Jong-nam, kakak tiri dari penguasa Korut Kim Jong-un memang memiliki kaitan dengan rezim negara terisolasi itu, maka dia adalah korban terbaru dari rangkaian pembunuhan tersebut. Berikut beberapa pembunuhan yang dilakukan rezim Pyongyang di wilayah negara lain yang dilansir dari The Star, Jumat (17/2/2017) :

1. Penyerangan Blue House, Seoul (1968)

Di tengah panasnya Perang Dingin yang berlangsung, pada 1968, rezim Korut mengirim 31 orang anggota pasukan khusus untuk membunuh Presiden Korea Selatan (Korsel) Park Chung-hee di Seoul.

Mereka berhasil dihentikan 100 meter dari gedung kepresidenan Korsel, Blue House dan kontak senjata pun tak terhindarkan. Baku tembak yang terjadi menewaskan lebih dari 90 warga Korsel, termasuk sejumlah warga sipil yang berada dalam sebuah bus.

Sedangkan dari pihak Korut, dari 31 pasukan khusus yang dikirim, hanya dua yang selamat. Satu orang komando tertangkap sedangkan seorang lagi berhasil melarikan diri kembali ke Korut.

2. Upaya pembunuhan Presiden Korsel (1974)

Pada 1974, Presiden Korsel Park Chung-hee kembali menjadi sasaran pembunuhan Pyongyang. Meski ayah dari Presiden Korsel Park Geun-hye itu selamat, istrinya Yuk Yong-soo tewas dalam upaya pembunuhan tersebut.

Kali ini pelaku upaya pembunuhan adalah Mun Se-Gwang, warga pro-Pyongyang yang tinggal di Jepang. Mun menembakkan revolvernya saat Park sedang berpidato di Teater Nasional Korea, Seoul.

Tembakan Mun luput dan mengenai Yuk Yong-soo di kepala dan menewaskannya. Mun dijatuhi hukuman mati dan dieksekusi di tahun yang sama.

Presiden Park sendiri akhirnya tewas dalam upaya pembunuhan pada 1979. Namun, dia bukan dibunuh oleh agen Korut melainkan oleh orang kepercayaannya sendiri.

(Sil)

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming