Mantan Presiden AS George W Bush Ternyata Jago Lukis, Nih Buktinya!

Silviana Dharma, Okezone · Senin 13 Maret 2017 19:18 WIB
https: img.okezone.com content 2017 03 13 18 1641630 mantan-presiden-as-george-w-bush-ternyata-jago-lukis-nih-buktinya-0cgAPoVkNn.jpg Mantan Presiden AS George W Bush dan buku kumpulan lukisannya. (Foto: AFP)

DALLAS – Siapa sangka, Mantan Presiden Amerika Serikat George W Bush suka melukis. Bahkan, hasil karya yang dibukukannya menuai pujian dari banyak kritikus seni di Negeri Paman Sam.

Setiap lembar buku bertajuk ‘Portraits of Courage’ atau ‘Potret Keberanian’ berisi potret wajah sosok veteran AS yang diguratkan Bush di atas kanvas. Tak cuma itu, semua foto dilengkapi kisah yang didengar Bush dari masing-masing modelnya.

Sejak diterbitkan pertama kali pada 28 Februari 2017, Washington Post mencatat buku tersebut masuk daftar penjualan terlaris saat ini. Kepala rubrik seni mereka, Philip Kennicott mengungkap, ada 66 wajah veteran AS yang diabadikan dalam buku tersebut. Dan secara keseluruhan, hasilnya memuaskan. Malah menunjukkan sisi lain dari seorang George Walker Bush.

Pameran lukisan George W Bush di Dallas. (Foto: Telegraph)

"Apa pun pendapat Anda tentang George W Bush, dia menunjukkan dalam bukunya dan setiap sosok yang digambar bahwa ada yang hilang dari piramida politik elite Amerika Serikat sekarang ini. Hal tersebut, yakni rasa ingin tahu yang tinggi, simpatik yang besar, komitmen untuk belajar hal baru dan rasa kemanusiaan yang dapat dipelajari dari masyarakat," ujar Philip Kennicott, seperti dikutip dari Telegraph, Senin (13/3/2017).

Kennicott juga berpendapat, "Buku ini banyak membuktikan kalau mantan presiden kita rupanya memiliki kerendahan hati dan rasa ingin tahu yang lebih besar dari perkiraan. Berbeda dengan citra sombong yang selama ini melekat padanya ketika masih menjabat di Gedung Putih. Dan rasa ingin tahunya tentang seni selain murni buah dari ketulusan juga bernilai seni tinggi."

Saat peluncuran buku tersebut di Dallas, Texas akhir bulan lalu, Bush mengaku karyanya terinspirasi dari guratan-guratan Lucian Freud, Wayne Thiebaud, Jamie Wyeth, Ray Turner, Fairfield Porter dan Joaquin Sorolla.

"Untuk pertama kalinya dalam 66 tahun terakhir, saya berkutat dengan kuas. Bukan untuk mengecat tembok. Saya memilih cat putih dan warna lain untuk melukis. Merek cat yang saya pilih juga memiliki kesan tersendiri, karena mengingatkan saya kepada masakan ibu," tambahnya.

Ketika buku tersebut akan diluncurkan, Bush tidak menyangka lukisannya akan mendapatkan apresiasi yang luar biasa seperti sekarang.

Salah satu perwira AU AS, James Williamson, berdiri di depan lukisan wajahnya karya George W Bush. (Foto: Telegraph)

"Saya tidak yakin bagaimana para kritikus seni memandang hasilnya. Sebab pada dasarnya saya memang seorang pemula. Namun saya yakin setiap lukisan selaku dibuat dengan penuh kehati-hatian dan hormat," ujar Bush dalam kata sambutannya di buku seni pertamanya.

Selain menyangkut hal teknis, setiap keterangan yang dimuat Bush tentang sosok yang dilukisnya juga mendapat sorotan positif dari Kennicott. Kritikus seni itu melihat ada kesan empati yang tulus ditunjukkan suami Laura Bush kepada setiap sosok tentara yang dilukisnya.

Misalnya saat dia menceritakan soal Kopral David Smith yang sedang melalui tahap penyembuhan dari percobaan bunuh diri. Bush menulis, "Dave mencari saran terbaik dari ahlinya dan mendapatkan resep obat untuk kegelisahan, depresi dan mimpi-mimpi buruknya. Dia juga belajar menghadapi, memahami dan menerima traumnya. Dia pun mulai membangun sebuah kehidupan baru."

Lukisan veteran yang terluka dipajang di ruang kerja presiden AS. (Foto: Telegraph)

Seperti judulnya, Bush terus menuliskan bagaimana para veteran itu memiliki problemnya masing-masing. Tentara memang dikenal kuat dan tahan banting, tetapi bukan berarti mereka tanpa kelemahan. Banyak peristiwa di medan perang membawa trauma tersendiri bagi mereka. Dan dalam bukunya, Bush berusaha memberikan pencerahan dengan menceritakan proses penyembuhan dan kebangkitan mereka.

Hal mengejutkan lain, George Bush berinisiatif menyumbangkan keuntungan dari penjualan buku ini kepada angkatan militer dan veteran Amerika Serikat. Sumbangannya akan disalurkan dari lembaga pusat kepresidenan yang dikelolanya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini