TIDAK banyak kenangan yang tersimpan di benak Heru Djanbi tentang sang ayah, Letkol Inf (Purn) Mochammad Idjon Djanbi. Pasalnya saat sang pendiri Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD itu “dipanggil” Allah SWT pada 1977, usia Heru masih 8 tahun.
(Baca: NEWS STORY: Kisah Idjon Djanbi Ngomelin Kopassus Jelang Ajal Menjemput)
Apalagi memang sang ayah tak pernah banyak cerita tentang pengalamannya semasa Perang Dunia II, masuk ke Indonesia sebagai instruktur Korps Speciale Troepen (KST) atau Pasukan Khusus Belanda, atau kariernya semasa jadi komandan pertama Kopassus.
Hanya saja, masih terpatri pesan sang ayah kepada Heru Djanbi sebelum menghadap Sang Khalik. Pesan untuk selalu merasa bangga terhadap negara dan bangga menjadi orang Indonesia.
“Saya dulu masih kecil ya, sekitar 8 tahun (saat Idjon Djanbi tutup usia). Yang saya ingat pesan bapak itu, ya dia intinya cinta NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia),” ungkap Heru kepada Okezone.