“Yang sering diceritakan (kepada keluarga) ya Indonesia, bukan negara lain. ‘Kamu harus bangga sama Indonesia’. Itu yang didoktrinkan ke kami. Kalau pribadi ke ibu, ya saya enggak tahu karena ibu enggak pernah cerita juga,” imbuh Ketua Umum Anak Korps Baret Merah (AKBM) tersebut.
Sementara tentang karakter, sifat dan keteladanan yang tentu juga masih diingat Heru untuk diikuti, adalah tentang berani karena benar dan bertanggung jawab jika melakukan kesalahan.
“Beliau banyak sekali karakter dan sifatnya. Tapi yang saya ingat: ‘kalau kamu di posisi yang benar, jangan takut sama siapapun juga. Tapi kalau kamu salah, kamu harus mau minta maaf sama siapapun juga’,” sambung Heru.
“Dia juga selalu bilang: ‘maju terus kalau kamu benar, tapi kalau salah, sama anak kecil pun kamu harus minta maaf’. Beliau pun seperti itu menyontohkannya. Dia enggak serta merta belain anak kalau kami anak-anaknya bikin salah,” tuntasnya.
(Randy Wirayudha)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.