Waduh! Puluhan Tempat Hiburan Ilegal di Cianjur Masih Beroperasi

Agregasi Antara, · Selasa 18 April 2017 14:29 WIB
https: img.okezone.com content 2017 04 18 525 1670436 waduh-puluhan-tempat-hiburan-ilegal-di-cianjur-masih-beroperasi-Jno6j4KMLd.jpg ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)

CIANJUR - Puluhan tempat hiburan di Cianjur, Jawa Barat yang tidak mengantongi izin resmi ternyata masih tetap beroperasi. Alhasil, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Cianjur akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan penyegelan terhadap mereka.

"Kami akan segera melakukan penyegelan untuk menyoroti banyaknya tempat hiburan yang belum berizin. Seharusnya sebelum beroperasi, izin harus ditempuh terlebih dahulu," kata Kepala Bidang Data Sistem Informasi DPM-PTSP Cianjur, Muzani Saleh, kepada wartawan, Selasa (18/4/2017).

Ia menjelaskan, pihaknya telah beberapa kali melakukan inpeksi mendadak ke sejumlah tempat hiburan tersebut, baik di wilayah Cianjur utara ataupun perkotaan, di mana ditemukan tempat hiburan tersebut beroperasi tanpa izin.

"Tempat hiburan yang kami datangi beberapa waktu lalu di Kecamatan Karangtengah, dimana tempat tersebut tidak mengantongi izin selembarpun. Namun tempat hiburan yang tidak memiliki izin dan gangguan tersebut sudah beroperasi, meskipun beberapa tempat lainnya berdalih sedang memproses izin," paparnya.

Tidak percaya dengan dalih tersebut, pihaknya lantas mengkroscek data di dinas dan ternyata tak ditemukan permohonan pembuatan izin selama ini yang diajukan pemilik atau pengelola tempat hiburan tersebut.

"Modal nekat mereka menjalankan usahanya tapi tidak menempuh perizinan. Bukan hanya tempat hiburan kecil termasuk yang besar," ucap Muzani.

Ditambahkannya, pemilik tempat hiburan seharusnya menempuh izin resmi, termasuk izin dari DPM-PTSP, terkait hiburan dan rekomendasi dari Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Cianjur, sebelum membuka usahanya.

"Prosesnya tidak sulit, tapi masih banyak yang tidak berizin," katanya.

Pihaknya mengimbau setiap tempat hiburan segera memproses izin atau pihaknya akan menindak tegas, mulai dari penyegelan hingga penutupan secara permanen. "Kalau diperingati tidak juga didengar, kami akan melakukan penindakan tegas mulai dari penyegellan sampai penutupan," katanya.

Pantauan di lapangan, tempat hiburan yang marak berdiri yakni di perbatasan Cianjur-Bandung Barat, tepatnya di rest area Citarum yang seharusnya diperuntukkan bagi pedagang cincau. Tempat hiburan ilegal tersebut disebut-sebut mendapat beking oknum aparat.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini