Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Paripurna RUU Pemilu, Paket Opsi Isu Krusial Mengerucut dari 5 Jadi 3

Bayu Septianto , Jurnalis-Kamis, 20 Juli 2017 |19:29 WIB
Paripurna RUU Pemilu, Paket Opsi Isu Krusial Mengerucut dari 5 Jadi 3
Sidang Paripurna Revisi UU Pemilu di DPR (Foto: Antara)
A
A
A

"Aturan yang ada voting tertutup itu kalau menyangkut orang. Ini (UU) bukan (memilih) orang. Saya lama di DPR," Tjahjo di Gedung parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (20/7/2017).

Usulan voting tertutup dikemukakan sejumlah fraksi, terutama yang mendukung ambang batas presiden (presidential threshold) ditiadakan.

Tjahjo pun memastikan, pemerintah maupun partai pendukung tidak akan berubah sikap. Mereka tetap mengusulkan presidential threshold (PT) 20 persen.

Menurut dia, pemilihan presiden (pilpres) dan pemilihan legislatif (pileg) merupakan kerja bersama DPR dan pemerintah. Karenanya pandangan DPR dan pemerintah harus disatukan. "Perlu diatur pemerintah hal-hal yang sudah baik kita tingkatkan dan dipertahankan," ucap Tjahjo.

Pemerintah, lanjut Tjahjo, yakin pengambilan keputusan di paripurna ini selesai malam ini juga. Sebelumnya, ada usulan pengambilan keputusan ditunda hingga Senin pekan depan.

Namun, Tjahjo sangat berharap RUU Pemilu segera diselesaikan. "Saya masih percaya dengan DPR, dengan lobi tahap dua sampai jam delapan malam nanti. Seyogyanya jangan ditunda," harap Tjahjo.

(Angkasa Yudhistira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement