Prabowo sendiri menurutnya memberikan kewenangan penuh untuk menjalankan bus tersebut, dalam hal ini Gerindra. Apa yang dilakukannya diyakini akan direstui Prabowo.
Soal adanya perbedaan pandangan dengan beberapa petinggi DPP, ia menyebut itu hanya masalah komunikasi. Tapi, ia menegaskan bahwa apa yang dilakukannya adalah untuk kepentingan Gerindra.
"Pak Prabowo sebagai pemilik bus akan lebih mendengarkan saya. Kalau ada teman-teman pengurus pusat yang kontra statement (dengan saya), itu hanya miskomunikasi saja," ungkapnya.
Baca Juga: Cawagub Tak Meyakinkan, Gerindra Pikir Ulang Jagokan Deddy Mizwar di Pilgub Jabar