Puluhan anak buaya yang melarikan diri dari penangkaran. (Foto: Shanghaiist)
Bayi-bayi buaya yang lepas tersebut diketahui merupakan buaya jenis Siam yang dilindungi oleh pemerintah karena terancam punah di alam bebas. Namun di penangkaran di Sichuan ini, buaya-buaya itu dibesarkan untuk diambil kulit dan dagingnya. Hal ini cukup miris karena mengingat populasi buaya jenis Siam hanya tersisa sekira 700 ribu ekor saja di alam liar.
Pada dasarnya pihak penangkaran telah memberi penjelasan bahwa bayi-bayi buaya tersebut tidaklah berbahaya. Mereka dianggap tidak akan mampu bertahan hidup di alam liar terutama ketika memasuki musim dingin. Kejadian serupa juga sebelumnya pernah terjadi di Provinsi Anhui.
Pada Agustus lalu, 92 ekor buaya juga melarikan diri dari sebuah fasilitas penelitian saat terjadi banjir besar. Beruntung sebagaian besar buaya bisa kembali ditangkap.
(Rufki Ade Vinanda)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.