Pengumuman tentang penyebab kematian Sadio ini hanya berselang sebulan dari pengumuman kasus serupa. Sebelumnya, seorang pegawai agen periklanan Dentsu, Matsuri Takahashi juga disimpulkan meninggal karena Karoshi. Jika Sado meninggal karena penyebab alami, Takahashi meninggal karena bunuh diri pada 2015.
Otoritas berwenang menyimpulkan perempuan berusia 24 tahun itu nekat mengakhiri hidup karena stres. Serupa dengan Sado, Takahashi juga bekerja lebih dari 105 jam selama sebulan dan terus berulang di bulan berikutnya. Fakta jika penyebab kematian Takahashi karena kerap kerja lembur dikuatkan dengan posting-an terakhirnya di media sosial.
"Aku ingin mati. Baik tubuh dan mentalku hancur," tulis Takahashi.
Menurut pengakuan keluarga dan pengacaranya, Matsuri Takahashi mulai bekerja di Dentsu pada April 2015. Ia kemudian ditugaskan untuk beriklan di internet beberapa bulan kemudian. Kinerjanya dianggap sangat baik sehingga diangkat menjadi karyawan tetap pada Oktober.
Namun, sejak diangkat sebagai karyawan tetap, Matsuri Takahashi lebih sering bekerja lembur. Jam kerja tersebut melebihi ketentuan yang ditetapkan Undang-Undang Ketenagakerjaan Jepang. Ia juga sempat mengeluhkan perilaku bosnya pada Oktober 2015 sebelum bunuh diri pada 25 Desember 2015.