Baca Juga: Lembur 105 Jam, Karyawati Cantik Bunuh Diri
Kasus kematian perempuan berparas cantik itu telah memicu kehebohan di Jepang dan menyebabkan protes tentang perusahaan yang kerap memaksa karyawannya lembur. Masyarakat Jepang kemudian mendesak Perdana Menteri Shinzo Abe untuk mengubah budaya kerja yang merugikan pegawai.
Pengumuman tentang kesimpulan penyebab kematian Sado juga diperkirakan akan semakin meningkatkan tekanan terhadap pemerintah untuk segera mengambil tindakan. Pemerintah Jepang sendiri kini tengah merancang kebijakan yang memungkinkan untuk memberi sanksi terhadap perusahaan yang memperbudak pekerjanya.
Lebih dari 2.000 orang di Jepang bunuh diri karena stres yang berhubungan dengan pekerjaan terhitung sampai Maret 2016. Berdasarkan keterangan pemerintah, puluhan pekerja lainnya meninggal karena sebab alami seperti serangan jantung, stroke dan penyakit lainnya akibat menghabiskan terlalu banyak waktu di tempat kerja.
(Rufki Ade Vinanda)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.