Share

Indonesia Jadi Contoh soal Kehidupan Harmonis dalam Perbedaan oleh Komunitas Sant' Egidio di Italia

Putri Ainur Islam, Okezone · Selasa 10 Oktober 2017 09:30 WIB
https: img.okezone.com content 2017 10 10 18 1792347 indonesia-jadi-contoh-soal-kehidupan-harmonis-dalam-perbedaan-oleh-komunitas-sant-egidio-di-italia-c5G8Y5RPJE.jpg Menlu Retno saat Bertemu dengan Komunitas Sant Egidio di Italia. (Foto: Kemlu)

ROMA – Menlu Retno mengadakan pertemuan dengan Presiden Komunitas Sant' Egidio, Marco Impagliazzo dan Pendiri Sant’Egidio, Andrea Riccardi. Pertemuan itu dilakuakan pada 9 Oktober waktu setempat, setelah pertemuan bilateral Menlu Retno dan Menlu Italia.

Komunitas Sant’ Egidio memandang Indonesia sebagai contoh terkait kehidupan yang harmonis dan demokratis.

“Saya kagum terhadap Pancasila yang mampu persatukan bangsa Indonesia yang beragam budaya dan agama,” ujar Andrea Riccardi.

Sekadar informasi, kerjasama Indonesia dan Komunitas Sant’ Egidio telah berlangsung lama salah satunya dengan organisasi massa Muhammadiyah dan NU. Selain itu, hubungan tersebut berjalan dengan baik.

Selain itu pada pertemuan kali ini, kedua pihak juga berdiskusi mengenai berbagai masalah di kawasan, terutama menyangkut isu kemanusiaan, migrasi, terorisme, serta dialog antaragama yang telah tiga kali dilakukan oleh Indonesia dan Italia.

Dalam kesempatan itu kedua belah pihak juga membahas isu di Rakhine State. Komunitas Sant'Edigio apresiasi diplomasi kemanusiaan Indonesia di Myanmar dan Bangladesh karena isi Rakhine State merupakan isu kemanusiaan yang mempengaruhi stabilitas keamanan kawasan.

“Dialog antaragama penting untuk jembatani hubungan antarmasyarakat. Tahun ini kita selenggarakan interfaith dialogue yang pertama kalinya dengan Myanmar dalam upaya sharing knowledge hadapi kemajemukan di masyarakat,” jelas Menlu Retno, melalui siaran pers, Selasa (10/10/2017).

Menlu Retno dan anggota Komunitas Sant’Edigio juga sepakat bahwa terorisme tidak memiliki agama. Tak ada yang mengajarkan kekerasan, semua agama pastinya mengajarkan kedamaian.

Dialog tersebut juga membahas mengenai kerja sama masyarakat antaragama di Indonesia yang menjadi salah satu contoh solusi menghadapi dan menghargai perbedaan. Komunitas Sant’ Edigio juga memiliki komitmen dalam dialog antaragama, menjaga harmoni dalam masyarakat, dan kegiatan kemanusiaan lainnya.

(pai)

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini