GENEVA – Konflik yang terjadi di Rakhine State, Myanmar, telah memaksa ratusan ribu warga Rohingya berbondong-bondong mengungsi ke Bangladesh. Saat ini, lebih dari 700 ribu warga Rohingya telah tinggal di kamp pengungsian yang terletak di Cox’s Bazar.
Dari jumlah tersebut, 340 ribu pengungsi merupakan anak-anak. Mereka tinggal di kamp-kamp dengan kondisi yang kumuh.
Sebagaimana diwartakan Reuters, Jumat (10/10/2017), menurut UNICEF, kehidupan anak-anak Rohingya sangatlah menyedihkan. Mereka kekurangan makanan, air bersih, dan perawatan medis.
BACA JUGA: Haru! Senyum Anak-Anak Pengungsi Rohingya Merekah saat Terima Bantuan dari Indonesia
Persediaan air minum dan toilet di kamp-kamp juga sangatlah kurang. Kondisi di pengungsian kini menjadi sangat kacau dan padat. Pasalnya, setiap pekan, sekira 12 ribu anak bergabung ke pengungsian di Cox’s Bazar.