Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kekurangan Makanan dan Air Bersih, UNICEF: Anak-Anak Rohingya Hidup Menyedihkan di Pengungsian

Djanti Virantika , Jurnalis-Jum'at, 20 Oktober 2017 |09:05 WIB
Kekurangan Makanan dan Air Bersih, UNICEF: Anak-Anak Rohingya Hidup Menyedihkan di Pengungsian
Anak-anak Rohingya yang mengungsi di Cox's Bazar, Bangladesh. (Foto: Al Jazeera)
A
A
A

UNICEF tak tinggal diam melihat kondisi ini. Berbagai upaya telah mereka lakukan untuk menangani masalah tersebut. Mereka telah menyediakan air bersih dan toilet di sana. Badan yang berada di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ini juga telah membantu memvaksinasi anak-anak agar terhindar dari campak dan kolera yang bisa mematikan.

BACA JUGA: Kabar Terbaru dari Pengungsi Rohingya, 252 Anak Menderita ISPA

Selain memberikan bantuan, pihak PBB juga terus menuntut akses ke Rakhine Utara, di mana banyak warga Rohingya berada di sana. Hal ini dilakukan untuk segera menghentikan konflik yang terjadi di sana. PBB juga ingin mengetahui keadaan warga yang masih bertahan di sana setelah banyak desa dan persediaan makanan dibakar.

"Kami mengulangi seruan demi perlindungan semua anak di negara bagian Rakhine, ini adalah persyaratan yang mutlak. Kekejaman terhadap anak-anak dan warga sipil harus diakhiri," tegas Ingram.

Menurut Ingram, perbatasan tetap harus dibuka agar tak semakin banyak korban yang berjatuhan. Selain itu, pemantauan warga Rohingya serta pendistribusian bantuan juga bisa dilakukan lebih mudah.

"Jadi yang terpenting adalah perbatasan tetap dibuka agar perlindungan untuk anak-anak dapat diberikan dan anak-anak yang lahir di Bangladesh bisa terdaftar," tuturnya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement