Share

Tegas! Beri Sanksi Tambahan, Jepang Akan Bekukan Aset Korut

Djanti Virantika, Okezone · Rabu 08 November 2017 03:02 WIB
https: img.okezone.com content 2017 11 08 18 1810281 tegas-beri-sanksi-tambahan-jepang-akan-bekukan-aset-korut-bKNEGpfWTz.jpg Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe. (Foto: Reuters)

TOKYO – Jepang memberikan sanksi tambahan untuk Korea Utara (Korut) atas program nuklir dan rudal Korut. Sanksi tambahan ini diberikan guna menanggapi ancaman yang masih terus berlanjut.

Sebagaimana diwartakan Reuters, Rabu (8/11/2017), Sekretaris Kabinet, Yoshihide Suga, mengatakan bahwa sanksi tersebut akan membekukan aset sembilan organisasi dan 26 individu. Sanksi ini disampaikan Perdana Menteri (PM) Jepang, Shinzo Abe, setelah bertemu dengan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump.

β€œIsu rudal dan nuklir Korut adalah ancaman mendesak yang tak terlihat sebelumnya. Tindakan provokatifnya, yang telah mengabaikan peringatan masyarakat internasional, sama sekali tidak dapat diterima,” ujarnya.

BACA JUGA: PBB Sahkan Sanksi Baru terhadap Korut, Apa Saja?

Organisasi yang akan dibekukan adalah bank Korut. Beberapa bank itu berbasis di China, Rusia, dan Libya.

Suga mengatakan bahwa tindakan ini diambil setelah kunjungan Trump ke Jepang. Dalam kunjungan itu, pemimpin Negeri Paman Sam tersebut memang fokus membahas tindakan lebih lanjut untuk menekan Korut. Kedua negara bertekad untuk berdiri bersama guna meningkatkan tekanan kepada Pyongyang.

Pada Senin, Trump mengatakan bahwa AS berdiri dalam solidaritas dengan Jepang untuk masalah Korut. Ia menyebut peluncuran rudal balistik yang dilakukan rezim Kim Jong-un ke wilayah Jepang merupakan sebuah ancaman bagi dunia serta perdamaian dan stabilitas internasional.

BACA JUGA: Dilarang Impor BBM oleh PBB, Harga Bensin & Solar di Korut Melonjak hingga 50%

Sanksi ini tentu akan menambah penderitaan masyarakat Korut. Sebelumnya, Dewan Keamanan (DK) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah melarang Korut untuk mengimpor seluruh gas alam cair dan kondensat. Selain itu, mereka juga mengurangi pasokan tahunan produk minyak suling Korut.

Pemberian hukuman ini juga telah didukung oleh negara-negara lain di dunia, salah satunya China. Pemerintah Negeri Tirai Bambu telah meminta perusahaan-perusahaan Korut yang beroperasi di wilayahnya untuk segera ditutup. Seluruh perusahaan Korut akan ditutup mulai awal Januari 2018.

BACA JUGA: Korut Luncurkan Rudal Lagi, Jepang Minta Warganya Cari Perlindungan

Tak hanya itu, bank-bank di China juga sudah berhenti membuka rekening untuk warga Korut. Sebelumnya, China juga sudah menghentikan perdagangan tekstil dan membatasi ekspor minyak ke Pyongyang. Hal ini dilakukan sesuai dengan sanksi yang diberikan DK PBB. (DJI)

Follow Berita Okezone di Google News

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini