Share

Ketegangan dengan Korut Mereda, Jepang Hentikan Latihan Evakuasi Serangan Rudal

Rahman Asmardika, Okezone · Kamis 21 Juni 2018 18:15 WIB
https: img.okezone.com content 2018 06 21 18 1912422 ketegangan-dengan-korut-mereda-jepang-hentikan-latihan-evakuasi-serangan-rudal-Ga7jeTFDiv.JPG Foto: Reuters.

TOKYO – Jepang memutuskan untuk menghentikan latihan evakuasi antisipasi serangan rudal Korea Utara seiring dengan meredanya ketegangan di kawasan tersebut menyusul pertemuan bersejarah antara Donald Trump dengan Kim Jong-un. Dalam KTT yang berlangsung di Singapura itu, Kim Jong-un menegaskan komitmennya untuk melakukan denuklirisasi sementara Trump menyatakan akan menghentikan latihan militer dengan Korea Selatan yang dianggap provokatif oleh Korea Utara.

Hasil yang dicapai dalam KTT tersebut dianggap sukses menurunkan ketegangan di kawasan Asia Timur. Tahun lalu, Korea Utara meluncurkan dua rudal balistiknya melintasi Jepang dan melakukan uji coba nuklir keenam yang memanaskan situasi.

BACA JUGA: Korut Kembali Tembakkan Rudal Ke Arah Jepang

Meski begitu, Pimpinan Kabinet Jepang, Yoshihide Suga mengatakan, Korea Utara perlu mengambil tindakan nyata ke arah pembongkaran total semua senjata pemusnah massal sehingga tak bisa diubah lagi. Tetapi dia juga mencatat bahwa Pyongyang telah mengatakan untuk tidak melakukan uji coba rudal dan Kim Jong-un telah menjanjikan denuklirisasi total.

"Situasinya berbeda dari tahun lalu ketika peluncuran rudal sering terjadi dan ini bukan situasi di mana rudal akan segera datang," kata Suga sebagaimana dilansir Reuters, Kamis (21/6/2018).

Jepang juga sedang mengusahakan pertemuan antara Perdana Menteri Shinzo Abe dan Kim Jong-un yang menurut laporan media mungkin terjadi di Pyongyang pada awal Agustus.

BACA JUGA: Gara-Gara Rudal Korut, Jepang Hadapi Situasi Lebih Bahaya dari Perang Dunia II

Pada Januari, Jepang menggelar latihan evakuasi pertamanya di Tokyo dan kota dan desa-desa kecil juga telah melakukan latihan serupa saat Korea Utara mempercepat program senjata nuklir dan rudal balistiknya. Menurut surat kabar Kyodo, ada rencana untuk melakukan latihan evakuasi di sembilan prefektur tahun ini.

Kyodo juga melaporkan, beberapa prefektur telah diberitahu mengenai keputusan pemerintah untuk menghentikan latihan evakuasi tersebut.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini