Image

Bertemu 4 Mata di Filipina, Jokowi dan PM Abe Bahas Situasi Laut China Selatan dan Korut

Djanti Virantika, Jurnalis · Senin 13 November 2017, 19:02 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 11 13 18 1813341 bertemu-4-mata-di-filipina-jokowi-dan-pm-abe-bahas-situasi-laut-china-selatan-dan-korut-3ctrSD4rpe.jpg Presiden Joko Widodo dan PM Jepang, Shinzo Abe di Istana Bogor. (Foto: Reuters)

MANILA – Presiden Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), memanfaatkan pertemuannya dengan Perdana Menteri (PM), Shinzo Abe, di Manila, Filipina, untuk membahas berbagai isu. Beberapa hal yang turut dibahas dalam pertemuan kedua pemimpin negara itu adalah situasi Laut China Selatan dan Korea Utara (Korut).

“Terkait kedua isu tersebut, kedua negara sepakat untuk berhubungan lebih intensif di masa mendatang,” ujar pihak Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia dalam rilis yang diberikan kepada Okezone, Senin (13/11/2017).

BACA JUGA: Bertemu di Sela-Sela KTT ASEAN, Jokowi Ucapkan Selamat atas Terpilihnya Kembali PM Abe

Presiden Jokowi menyampaikan kekhawatirannya terhadap pengembangan senjata nuklir dan rudal Korut. Orang nomor satu di Indonesia itu mengatakan akan bertindak tegas terhadap peluncuran rudal yang dilakukan oleh Pyongyang.

“Terkait rudal Korut, Indonesia siap untuk melaksanakan secara tegas resolusi dari Dewan Keamanan PBB,” lanjut pernyataan tersebut.

Dalam pertemuan KTT ASEAN ini, PM Abe memang secara khusus membahas masalah rudal dan nuklir Korut yang turut meresahkan masyarakat di negaranya. Pasalnya, Pyongyang beberapa kali meluncurkan rudalnya ke wilayah Negeri Matahari Terbit.

BACA JUGA: Temui Presiden Jokowi Jelang KTT ASEAN, PM Jepang Puji Iklim Investasi Indonesia

PM Abe meminta negara-negara yang hadir di KTT ASEAN untuk lebih mempererat kerjasama untuk menangani tindakan provokasi yang dilakukan Korut. Ia menyampaikan pesan yang sangat kuat untuk menekan Korut semaksimal mungkin.

Belakangan ini, PM Jepang itu memang tengah memfokuskan diri untuk menghentikan tindakan Korut. Sebelum mengangkat isu ini di KTT ASEAN, ia juga membicarakannya saat Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, berkunjung ke negaranya beberapa waktu lalu.

BACA JUGA: Tegas! Beri Sanksi Tambahan, Jepang Akan Bekukan Aset Korut

Setelah pertemuan tersebut, Abe bahkan memutuskan untuk memberikan sanksi tambahan untuk Korut. Hukuman tambahan tersebut akan membekukan aset sembilan organisasi dan 26 individu.

“Isu rudal dan nuklir Korut adalah ancaman mendesak yang tak terlihat sebelumnya. Tindakan provokatifnya, yang telah mengabaikan peringatan masyarakat internasional, sama sekali tidak dapat diterima,” ujar Sekretaris Kabinet Jepang, Yoshihide Suga, saat menyampaikan sanksi tambahan tersebut kepada wartawan. (DJI)

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini