Capai Kesepakatan dengan Pemerintah, Hariri Resmi Cabut Pengunduran Diri sebagai PM Lebanon

Putri Ainur Islam, Okezone · Selasa 05 Desember 2017 20:32 WIB
https: img.okezone.com content 2017 12 05 18 1825691 capai-kesepakatan-dengan-pemerintah-hariri-resmi-cabut-pengunduran-diri-sebagai-pm-lebanon-Q40vdSQXz0.jpg PM Lebanon Saad al Hariri. (Foto: Reuters)

BEIRUT - Perdana Menteri (PM) Lebanon Saad al Hariri akhirnya resmi membatalkan pengunduran dirinya dan mengatakan bahwa semua anggota pemerintah telah sepakat untuk tetap berada di luar konflik negara-negara Arab.

Dilansir dari Reuters, Selasa (5/12/2017), Pemerintah Lebanon mengatakan dalam sebuah pernyataan yang dibacakan oleh Hariri bahwa kabinet berterima kasih pada Hariri atas jabatannya dan untuk mencabut pengunduran dirinya.

Pertemuan antara kabinet dan PM Hariri di mana pernyataan tersebut disepakati adalah yang pertama kalinya sejak pengunduran diri Hariri yang menjatuhkan negara tersebut ke dalam krisis politik.

BACA JUGA: PM Lebanon Klaim Rezim Suriah Ingin Membunuhnya

Beberapa waktu silam Hariri memutuskan untuk mengundurkan diri melalui sebuah siaran dari Arab Saudi. Hariri kemudian mengatakan bahwa dia dapat menarik kembali keputusan pengunduran dirinya dengan syarat semua pihak di Pemerintah Lebanon setuju untuk mematuhi kebijakan “disosiasi" negara dari konflik regional.

"Semua komponen pemerintah memutuskan untuk memisahkan diri dari semua konflik, perselisihan, perang atau urusan internal negara-negara Arab, untuk melestarikan hubungan ekonomi dan politik Lebanon," kata Hariri.

BACA JUGA: Presiden Lebanon Pastikan Hariri Tetap Menjadi Perdana Menteri

Pejabat Lebanon sempat menduga di balik keputusan Hariri untuk mengundurkan diri adalah Arab Saudi. Tak hanya memaksa Hariri untuk mengundurkan diri, Arab Saudi juga diperkirakan menahan Hariri untuk kembali ke Lebanon sampai akhirnya sebuah intervensi dari Prancis menyebabkan Hariri kembali ke Lebanon. Namun Arab Saudi menyangkal hal tersebut.

Selain itu, PM Hariri juga mencontohkan "cengkeraman" Iran di negaranya melalui gerakan Syiah yang kuat di Lebanon melalui Hizbullah dan ancaman terhadap hidupnya sebagai salah satu penyebab keinginannya untuk mengundurkan diri. Namun atas permintaan Presiden Lebanon Michel Aoun, Hariri menunda pengunduran dirinya dan kembali ke Beirut setelah absen selama tiga minggu.

BACA JUGA: PM Lebanon Tak Terima Hizbullah Ancam Negara-Negara Arab

Presiden Lebanon Michel Aoun juga sudah memastikan bahwa Saad al Hariri tetap menjadi perdana menteri di negaranya. Krisis politik di Lebanon pasca-pidato Hariri untuk mengundurkan diri akan segera diselesaikan.

"Kami baru saja selesai melakukan pembicaraan dengan semua kekuatan politik, di dalam dan di luar pemerintahan. Ada kesepakatan luas," tukas Presiden Aoun saat kunjungannya di Italia.

(pai)

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini