nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Biasa Hanya Terbang, Pesawat Bomber AS Berlatih Menembak di Korea

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Rabu 06 Desember 2017 14:17 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 12 06 18 1826065 biasa-hanya-terbang-pesawat-bomber-as-berlatih-menembak-di-korea-HtAylJCvq2.JPG Jet tempur F-35A milik AS terbang di wilayah udara Korea Selatan (Foto: Reuters)

SEOUL – Pesawat bomber milik Angkatan Udara Amerika Serikat (AS), B-1B, kembali ambil bagian dalam latihan militer gabungan (latgab) dengan Korea Selatan (Korsel). Bersama dengan jet tempur siluman F-22 Raptor, pesawat-pesawat tersebut melakukan latihan pengeboman di sebuah lapangan uji coba.

BACA JUGA: Ratusan Jet Tempur Ikut Latgab AS-Korsel, Menlu Palestina Kunjungi Indonesia 

Beberapa unit jet siluman F-35 dan jet tempur F-16 milik AS, serta F-15 K dan KF-16 milik Korsel, juga bergabung dalam latihan yang digelar di Lapangan Tembak Pilsung, Provinsi Gangwon, tersebut. Latihan bertajuk ‘Vigilant Ace’ itu dilakukan demi menghadapi ancaman provokasi Korut di Semenanjung Korea.

AS dan Korsel menurukan lebih dari 200 unit pesawat tempur berbagai jenis dalam latihan tersebut. Beberapa jet tempur generasi kelima itu baru pertama kali ambil bagian dalam latihan kewaspadaan (Vigilant Ace).

“Lewat berbagai latihan, angkatan udara Korsel dan AS sudah menunjukkan kekuatan dan kapabilitas aliansi untuk melakukan pembalasan terhadap ancaman nuklir dan rudal Korut,” bunyi pernyataan resmi Kepala Staf Militer Korsel, mengutip dari Yonhap, Rabu (6/12/2017).

BACA JUGA: Lagi, Korut Sebut Trump Menginginkan Terjadinya Perang Nuklir

Kedua pihak juga menajamkan persiapan untuk menyebar pasukan respons cepat dengan meningkatkan kemampuan interoperabilitas dan kemampuan melakukan operasi gabungan dalam masa damai serta perang.

Pengerahan pesawat bomber B-1B dalam latihan tersebut sangat tidak biasa. Sebab, pesawat yang diparkir di pangkalan udara Guam itu biasanya baru akan terbang ke Korsel ketika Korut melancarkan rudal balistik guna unjuk kekuatan.

BACA JUGA: Korut Tuduh Pesawat Bomber AS Gelar Latihan Serangan Nuklir Kejutan 

Latihan kewaspadaan itu digelar pada 4-8 Desember di Korea Selatan dan diikuti lebih dari 12 ribu prajurit. Simulasi tersebut dilakukan setelah Korea Utara menguji coba rudal balistik antarbenua Hwasong-15 yang diklaim mampu menjangkau seluruh wilayah Amerika Serikat.

(war)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini