nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

PM Jepang Puji Sikap "Gangster" Menlu AS pada Pembicaraan Denuklirisasi Korut

Rahman Asmardika, Jurnalis · Minggu 08 Juli 2018 18:56 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 07 08 18 1919598 pm-jepang-puji-sikap-gangster-menlu-as-pada-pembicaraan-denuklirisasi-korut-ywZdmy7KXq.jpg Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo dan Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe. (Foto: AP)

TOKYO – Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe memuji sikap “gangster” yang ditunjukkan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo dalam perundingan denuklirisasi dengan Korea Utara (Korut).

"Saya ingin memberi penghargaan saya kepada kepemimpinan kuat yang telah Anda tunjukkan dalam bernegosiasi dengan Korea Utara," kata Abe saat bertemu Pompeo di Tokyo sebagaimana dilansir Reuters, Minggu (8/7/2018).

" Hal ini benar-benar menunjukkan ikatan tak tergoyahkan dari aliansi Jepang-AS."

BACA JUGA: Korut Sesali Sikap "Gangster" AS dalam Perundingan Denuklirisasi

Seperti diberitakan sebelumnya, Korut menuduh Pompeo telah membuat tuntutan unilateral “seperti gangster” alam perundingan denuklirisasi di Pyongyang yang dimulai pada Jumat.

"Perundingan tingkat tinggi kali ini membawa kita dalam situasi berbahaya di mana kita mungkin terguncang dalam keinginan tak tergoyahkan kita untuk denuklirisasi, daripada mengkonsolidasikan kepercayaan antara DPRK dan AS," demikian pernyataan dari Kementerian Luar Negeri Korut.

Pernyataan Korut itu bertentangan dengan komentar Pompeo yang mengklaim pembicaraan tersebut telah menghasilkan kemajuan.

Dalam pertemuannya dengan PM Abe, Pompeo memastikan bahwa selama kunjungan dua harinya ke Pyongyang, dia telah mengangkat isu penculikan warga Jepang oleh agen dari Korut.

BACA JUGA: Menlu AS Kembali ke Korut untuk Bahas Denuklirisasi

"Penyelesaian masalah yang belum selesai yang menjadi perhatian mengenai Korea Utara, termasuk masalah nuklir, rudal dan penculikan, akan sangat penting bagi Jepang dan juga sangat penting untuk perdamaian dan stabilitas di dunia," kata Pompeo.

Selain menuntut agar Korea Utara menyetujui penghapusan senjata nuklir dan program rudal yang lengkap, dapat diverifikasi dan tidak dapat diubah lagi, Abe telah membuat pengembalian warga Jepang yang diculik yang masih berada di Korut atau pengungkapan penuh tentang nasib mereka sebagai syarat untuk menyediakan bantuan ekonomi besar.

Selama berada di Jepang, Pompeo juga akan melakukan pembicaraan tiga arah dengan Menteri Luar Negeri Jepang, Taro Kono dan Menteri Luar Negeri Korea Selatan, Kan Kyung-Wha hari ini.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini