Image

Zumi Zola Tegaskan Penyusunan APBD Jambi Sudah Sesuai Prosedur

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Rabu 06 Desember 2017, 21:59 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 12 06 337 1826388 zumi-zola-tegaskan-penyusunan-apbd-jambi-sudah-sesuai-prosedur-bEf4xXKHPg.jpg Gubernur Jambi Zumi Zola (Foto: Okezone)

BOGOR - Gubernur Provinsi Jambi Zumi Zola memastikan, proses penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Jambi 2018 telah sesuai dengan prosedur. Ia pun membantah telah terlibat dalam mengarahkan para pejabat Pemprov Jambi untuk memuluskan APBD 2018 bersama DPRD.

"Saya, yang setahu saya perintahnya apapun itu lakukan sesuai dengan prosedur. Itu juga sudah ada statement dari Sekda ya, mengatakan tidak ada terlibat dan juga saya tidak terlibat dan juga tersangka yang disana," kata Zumi Zola di Kompleks Istana Bogor, Jawa Barat, Rabu (6/12/2017).

(Baca: KPK Kantongi Bukti Keterlibatan Zumi Zola di Kasus Suap RAPBD)

Zumi Zola mengatakan, telah melakukan semua tata cara kerja sesuai dengan prosedur yang berlaku. Apalagi, selama ini Pemprov Jambi memang memfasilitasi apabila anggota DPRD yang memberikan masukan mengenai program kerja di setiap Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD).

"Perintah saya itu adalah memastikan semua program-program janji politik, RPJMD, visi dan misi harus ada. Karena setiap tahun itu ada target-targetnya ya saya memastikan itu. Saya memfasilitasi pokok pikiran dari teman-teman. Kita fasilitasi tapi kalau sudah menyalahi aturan tidak bisa," ucapnya.

 (Baca juga: Periksa 7 Anggota DPRD, KPK Telisik Dugaan Aliran Suap Pengesahan RAPBD Jambi ke Zumi Zola)

Seperti diketahui, KPK telah menetapkan empat orang tersangka dalam kasus pengesahan APBD Jambi 2018. Mereka adalah anggota DPRD Provinsi Jambi Supriyono, Plt Sekretaris Daerah Jambi Erwan, Plt Kadis PUPR Arfan, dan Asisten Daerah III Syaifuddin.

Supriyono yang merupakan anggota DPRD Jambi periode 2014-2019 diduga telah menerima hadiah atau janji terkait pengesahan APBD Jambi 2018 dari Erwan, Arfan, dan Syaifuddin.

Dalam kasus yang bermula dari OTT ini, lembaga antirasuah juga mengamankan uang sebesar Rp4,7 miliar dari total suap yang diduga mencapai Rp6 miliar.

Hari ini, Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)‎ memeriksa tujuh anggota DPRD Jambi terkait kasus dugaan suap pembahasan dan pengesahan RAPBD Provinsi Jambi, tahun anggaran 2018. Pemeriksaan sendiri dilakukan di Mapolres Jambi.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengakui, materi pemeriksaan terhadap tujuh anggota DPRD tersebut terkait dugaan aliran dana panas pengesahan RAPBD Jambi ke sejumlah pihak.

 

(ulu)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini