nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini 5 Faktor Penyebab Banjir Jakarta, Enggak Cuma dari Cuaca Ekstrem

Silvia Rahmatina, Jurnalis · Rabu 13 Desember 2017 13:11 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 12 13 338 1829648 ini-5-faktor-penyebab-banjir-jakarta-enggak-cuma-dari-cuaca-ekstrem-8vmmYKFnAH.jpg Banjir di Semanggi 11 Desember lalu (Foto: Antara)

BANJIR menjadi problem langganan di Tanah Air saat musim penghujan tiba. Genangan air selama berhari-hari tidak hanya menghambat aktivitas warga sehari-hari, tetapi juga melumpuhkan perekonomian di suatu wilayah, terutama di Ibu Kota, DKI Jakarta.

Nyatanya, banjir di Ibu Kota tidak hanya disebabkan faktor alam seperti cuaca ekstrem. Perilaku manusia turut membuat banjir tidak dapat dihindari oleh warga Jakarta.

Berikut 5 fakta banjir yang melanda Jakarta seperti dirangkum Okezone:

1. Curah Hujan Tinggi

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan, selama sepekan ke depan hujan dengan intensitas sedang sampai lebat berpotensi mengguyur wilayah Jakarta.

 (Baca: Hujan Deras, Kawasan Rasuna Said Kuningan Dilanda Banjir)

2. Penduduk Padat, Lahan Serapan Air Menyusut

Sebagai pusat perekonomian, pemerintahan dan pendidikan di Indonesia, Jakarta memiliki kepadatan penduduk sangat tinggi. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, ada 10.177.924 penduduk di DKI Jakarta.

Akibat kondisi ini, ruang terbuka hijau (RTH) yang dapat menjadi kawasan serapan air pun menyusut. Laman resmi Pemprov DKI Jakarta menyebut, hanya ada 11% wilayah yang masih memiliki RTH. Faktanya, sebagian besar lahan di Ibu Kota dipakai untuk pembangunan kawasan pemukiman warga dan beragam infrastruktur. Banjir tahunan pun tidak terelakkan.

3. Dialiri 13 Sungai

Ada 13 sungai mengalir di wilayah Jakarta yang berpotensi membuat banjir. Belasan sungai itu adalah Mookervart, Angke, Pesanggrahan, Grogol, Krukut, Kali Baru Barat, Ciliwung, Kali Baru Timur, Cipinang, Sunter, Buaran, Jati Kramat, dan Cakung.

 (Baca juga: Jakarta Dikepung Banjir, Anies Baswedan: Saya Bertanggung Jawab!)

4. Penurunan Muka Tanah

Banyaknya gedung perkantoran di Ibu Kota menjadi beban lingkungan. Salah satunya, karena penggunaan air tanah secara berlebihan, Jakarta mengalami penurunan muka tanah sebanyak 5-12 cm per tahun. Kondisi ini membuat potensi banjir semakin besar.

5. Perilaku Masyarakat

Di balik semua itu, perilaku masyarakat juga menjadi faktor utama penyebab banjir di Jakarta. Hingga kini, kesadaran hidup bersih dan sehat warga Ibu Kota masih perlu ditingkatkan. Masih banyak warga membuang sampah ke sungai maupun mendirikan bangunan di bantaran kali. Kebiasaan ini membuat pendangkalan dasar sungai sehingga tidak mampu menampung lebih banyak air. Alhasil, sungai meluap dan menggenangi Jakarta. (Silvia Rahmatina/Magang)


(ulu)

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini