Image

8 Orang Penambangan Pasir Tewas Tertimbun Longsor di Magelang

Fiddy Anggriawan , Jurnalis · Senin 18 Desember 2017, 16:33 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 12 18 512 1832213 8-orang-penambangan-pasir-tewas-tertimbun-longsor-di-magelang-kojSMzmPXT.jpg Longsor di Magelang (foto: BNPB)

MAGELANG - Sebanyak 8 orang penambang pasir tewas tertimbun longsor di lokasi penambangan galian pasir di kawasan pertambangan galian C di Desa Kaliurang, Kecamatan Srumbung Kabupaten Magelang Provinsi Jawa Tengah pada Senin (18/12/2017).

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, musibah longsor terjadi sekira pukul 10.00 WIB. Dia juga menjelaskan, jika saat kejadian tidak sedang turun hujan.

(foto: BNPB)

(Baca Juga: Diterjang Longsor, 13 Rumah Rusak dan Akses Jalan di Banyumas Tertutup)

Menurutnya, para penambang pasir dan batu sedang bekerja menggali tebing. Tiba-tiba terjadi longsor dan langsung menimbun para penambang yang sedang bekerja.

"Tebing lereng sungai yang curam hasil erupsi Gunung Merapi ditambang untuk diambil pasir dan batu. Kondisi lereng hampir tegak lurus sehingga mudah longsor," ungkap Sutopo melalui keterangan persnya kepada Okezone, Senin (18/12/2017).

Longsor menimbun 16 orang, di mana 8 orang selamat dan 8 orang luka-luka. Diperkirakan masih terdapat penambang yang tertimbun longsor. Namun, belum diketahui jumlahnya karena sejak awal tidak diketahui umlah pasti masyarakat yang sedang menambang pasir dan batu pada saat itu.

"BPBD Kabupaten Magelang Bersama TNI, Polri, Basarnas, Damkar, relawan dan warga terus melakukan evakuasi korban. Alat berat dikerahkan untuk mencari korban," tegasnya.

Berikut korban meninggal yang sudah diidentifikasi adalah:

1. Zaenudin (32) warga Dusun Kemburan, Desa Jumoyo, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang.

2. Iwan Dwi (34) warga Dusun Kemburan, Desa Jumoyo, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang.

3. Suparno warga Dusun Dermo, Desa Bringin, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang.

4. Heri Setiawan warga Dusun Kemburan, Desa Bringin, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang.

"4 korban masih dalam proses identifikasi," sambungnya.

Korban luka-luka dan selamat adalah:

1. Herman (27) warga Dusun Kudusan, Desa Tirto, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang.

2. Sukaedi (35) warga Dusun Kudusan, Desa Tirto, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang.

3. Nur Kholik (20) warga Dusun Kudusan, Desa Tirto, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang.

4. Harsoyo (30), warga Desa Ngeren, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang.

5. Asnawi (22) warga Desa Garungan, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang.

6. Samsuri (30) warga Dusun Jamblangan, Desa Bringin, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang.

7. Royani (30) warga Dusun Jamblangan, Desa Bringin, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang.

8. Suyatno (38) warga Kecamatan Godean Kabupaten Sleman DIY.

(Baca Juga: 3 Orang Tertimpa Longsor saat Memperbaiki Eskavator, Satu di Antaranya Tewas)

Sutopo menambahkan, kejadian musibah longsor ini bukan yang pertama kali terjadi. Sebelumnya pernah juga terjadi beberapa kali penambang pasir tertimbun longsor di daerah Magelang.

"Kondisi tebing lereng yang ditambang yang hampir tegak lurus di kawasan pertambangan galian C ini juga membahayakan masyarakat sekitarnya. Namun demikian, penambangan masih terus berlangsung. Tentu sangat berbahaya, apalagi meningkatnya curah hujan akan makin mudah untuk terjadi longsor," pungkasnya.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini