Ia juga menjelaskan bahwa Jepang disepakati karena memiliki kekhasan budaya di Asia. Banyak pemuda yang kini tertarik dengan negeri Sakura itu. Hal itu juga dilandasi agar pemuda tertarik merayakan Natal dengan nuansa baru.
Selain itu, Parman juga mengapresiasi tema dekorasi karena bisa menumbuhkan kreativitas yang dilakukan oleh panitia yang sebagian besar pemuda gereja. Dengan sumber daya yang ada di Indonesia, nuansa Jepang bisa diwujudkan di Gereja Katedral Purwokerto.
Dengan nuansa baru yang penuh warna itu, Parman berharap Natal 2017 ini bisa menjadi pemicu kreativitas dan perdamaian bagi seluruh umat.
(Fiddy Anggriawan )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.